06 Mei 2012

Hidup di lingkungan rumah kost, yang tak hanya terdiri dari satu sampai dua kamar, tentu saja akan banyak ditemui berbagai macam karakter dan tipe-tipe anak kost. Dalam berbagai tipe itu, kadang kita temui tipe yang bisa jadi BF (best friend) kita atau cuma sekedar untuk teman makan kita.

Namanya juga manusia, sifat dan karakter mereka kadang unik dan kadang tidak bisa dimengerti. Apa saja tipe-tipe penghuni kostan yang biasa kita temui? Berikut adalah beberapa tipe yang kita himpun berdasarkan pengalaman dan sharing dengan anak kost lain:


1. Tipe Misterius
Walau seatap dengan makhluk ini, Anda akan merasakan dia sebagai orang asing. Gimana enggak? Keseharian dia dalam kosan selalu saja mendekam diri di dalam kamar, entah ngapain. Dia baru akan keluar kamar kalau saat mandi, mau makan atau berangkat kuliah-kerja. Dia tak pernah bergaul dengan penghuni lainnya.

2. Tipe Metrosexual(Dandan)
Wah… paling gak kalau Anda satu kostan dengan tipe semacam ini. Salah satu yang wajib Anda lakukan adalah jangan sampai Anda keduluan mandi saat pagi hari. Kenapa? karena orang yang seperti ini setidaknya mandi dua kali lipat lebih lama dari waktu yang dibutuhkan orang normal untuk mandi. Belum lagi kalau mau berangkat kuliah-kerja, baju yang dia kenakan pasti modis, setrikaannya sangat lurus dan parfumnya pasti sudah tercium dari kamar kita.

3. Tipe Loyal
Tipe inilah yang paling disukai oleh penghuni kostan lain. Biasanya dia sering ngajakin keluar kongkow atau sekedar jalan-jalan keliling kota. Dia paling tahu buat hepi-hepi. Dia juga lah yang bikin penghuni kostan bisa menyatu dan cocok antara satu sama lain.

4. Tipe Politisi
Mengenai tipe yang satu ini cocok buat penghuni kostan mahasiswa yang berkecimpung dengan dunia organisasi. Salah satu cirinya adalah dia paling tahu dengan isu-isu nasional dan seputar perpolitikan negara. Acara TV favoritnya adalah berita-berita dan debat tokoh politik, tak jarang saat menyaksikan acara tersebut dia turut berkomentar bak politisi handal.

5. Tipe Einstein
Hmm.. jangan ajak dia jalan kalau dia belum mengerjakan tugas. Dia paling rajin kalau urusan kuliah. Jangan heran jika banyak teman kampusnya yang main ke kost anda hanya sekedar untuk meminjam catatan/tugas atau numpang belajar lewat dia. Mungkin juga ‘side job’ dia ini akan laris saat menjelang ujian.

6. Tipe Homesick
Jangan harap menemui dia saat weekend atau hari libur, mereka akan lebih memilih untuk pulang kampung daripada stay dan berlibur dalam kostan. Biasanya tipe ini dimiliki oleh mereka yang rumahnya tak jauh dari kostan dia.

7. Tipe Irit
Menghemat, itulah ciri khas orang seperti ini. Apapun yang berbau gratis pasti sebisa mungkin dia lakukan. Menyebalkan sih, gimana enggak, pasta gigi saja pinjam, sabun pinjam, sampai motor pun pinjam tanpa diisi bensin. Saat ada makanan gratis dari ibu kost atau traktiran teman, dia lah yang paling bersemangat.

8. Tipe Bisnisman
Kalau tipe yang satu ini adalah tipe-tipe calon bisnisman handal. Bukan berarti tipe ini perhitungan lho, tipe ini biasanya mencari side job dengan jualan pulsa, distributor pakaian atau bisnis online.

05 Mei 2012

Mau Dapet Duit Dari Internet??

Mau dapat penghasilan dari Internet? caranya mudah saja! Tinggal klik iklan Anda akan dibayar langsung ke rekening Anda!! Saya akan memperkenalkan sesuatu mahkluk yang disebut PTC.

Apakah PTC itu?

PTC adalah singkatan dari Paid To Click. PTC merupakan progam bisnis di internet yang membayar setiap membernya untuk mengklik iklan pada halaman tertentu. Untuk mendapatkan rupiah atau dollar, Anda cukup menjadi member di website PTC (gratis) dan mengklik iklan yang ada di website tersebut. Cukup mudah bukan?

Berapa Anda akan dibayar?
Setiap website PTC memasang harga yang bermacam-macam. Rata-rata mereka akan membayar Anda sekitar Rp 25,- sampai Rp 100,- (PTC lokal) dan $0.001 - $0.01 (PTC luar negeri). Memang kelihatan sedikit, tapi kalau Anda mengetahui tips dan triknya dan menjadi member di banyak PTC hasilnya lumayan. Jadikan bisnis ini untuk menambah penghasilan Anda dan bukan untuk penghasilan utama.


Bagaimana caranya Anda dibayar?
Perhatikan alur berikut ini.

Website PTC -> Rekening online -> Bank Anda

Penjelasannya begini. Jumlah uang yang sudah didapat dari website PTC ditransfer ke rekening online Anda (Paypal, AlertPay, E-Gold, dll). Kemudian dari rekening online ditransfer ke bank Anda di Indonesia (BCA, Bank Mandiri, Bank Muamalat, dll).

Bagaimana persiapan mengikuti bisnis PTC ini?
a. Mempunyai dompet (rekening) online
Pertama-tama untuk menjalankan bisnis ini disarankan Anda mempunyai rekening online terlebih dahulu. Ada dua macam rekening online yang umum digunakan, yaitu Paypal dan Alertpay.

- Untuk PayPal, diperlukan kartu kredit sebagai alat verifikasi. Bila Anda belum mempunyai kartu kredit, Anda bisa membeli sebuah VCC (Virtual Credit Card). Supaya Anda lebih tahu tentang VCC, carilah di Search Engine (Google, Yahoo, dll).
- Untuk AlertPay, diperlukan hasil scan KTP/SIM/Paspor (pilih salah satu saja) dan tagihan listrik/PAM/PBB/telepon (pilih salah satu saja). Keterangan lebih lanjut lihat di website AlertPay.

b. Mempunyai rekening di bank lokal
Tentu saja Anda juga harus mempunyai rekening di bank lokal (BCA, Bank Mandiri, Bank Muamalat, dll). Rekening di bank lokal berfungsi untuk mencairkan uang Anda yang ada di Paypal/AlertPay.

c. Menjadi member di website PTC
Setelah mempunyai rekening online kemudian Anda menjadi member di website-website PTC. Anda bisa lihat website PTC yang saya rekomendasikan di bawah ini. Pendaftarannya gratis atau tidak dipungut biaya apapun. Saran saya, daftarkan lebih dari satu website PTC untuk mendapatkan rupiah/dollar dan aktif mengklik iklan setiap hari. Utamakan Anda mendaftar di website PTC yang sudah terbukti membayar.

Dari beberapa PTC yang saya ikuti, ini salah satu yang mudah dan pasti menghasilkan. Silahkan daftarkan saya diri Anda di :



03 Mei 2012

HOT, Jasa Sewa Pacar Di Jakarta

JASA SEWA PACAR atau PACAR BOHONG-BOHONGAN sekarang ada di Jakarta, wah benar-benar kota metropolitan yang satu ini semakin lengkap saja. Sudah banyak yang mencoba menjadi wirausaha dan menerapkan kalimat “bosan jadi pegawai”. Seperti apa sih jasa ini dan ada fotonya lho. Penasaran?

Jasa sewa pacar atau pacar bohong-bohongan, jasa menemani lunch, dinner, dan kondangan sekarang udah ada! Harga yang ditawarkan tidak tahu, karena kata ybs harus telpon. Berikut informasi menariknya :




Ini foto ceweknya :


Cewek yang mengaku bernama Windy tersebut membuka lapak jualannya di forum kaskus Jual Beli (FJB). Ide yang kreatif dan mungkin yang pertama di Indonesia. Windy sendiri berlokasi di Jakarta dan berencana membuka cabang di kota lain.

Tentunya, hal ini menarik perhatian , dalam sekejap thread jualan Windy langsung diserbu banyak cowok-cowok haus dan bertanya yang aneh-aneh. Ada yang menginginkan “kimpoi kontrak” juga. Namun, seiring banyaknya pertanyaan dan antusias para cowok, ada juga yang memang berniat serius menggunakan jasa tersebut misal untuk menemani di kantor karena sering lembur sampai malam (Jadi takut) dan ada yang berminat tanya Windy untuk menemani hiking juga. :”)

Peraturan dlm menggunakan jasa ini:
- No Sex + No Kiss + No Petting + No Grepe2 dan sejenisnya. (maaf yaa,krn ini bukan jual jasa yg terselubung/aneh-aneh)
- No Dugem + No Bir + No Drugs dan sejenisnya. (ke club, langsung akan ditolak)



sumber: disini

Menurut penelitian dari Universitas Gothenburg, Facebook, sebagai media sosial yang menyenangkan, ternyata juga memiliki 'efek samping' yang perlu kita perhatikan. Antara lain seperti efek kecanduan dan perasaan tidak bahagia.
Penelitian tersebut menemukan bahwa 70% pengguna Facebook segera login ke dalam akun Facebook mereka sesaat setelah mereka menyalakan komputer. Penemuan lainnya, dari total seluruh pengguna Facebook yang mencapai angka 800 juta, 85% dari mereka selalu login setiap hari, dan setengah dari mereka membuka Facebook sebelum membukan halaman lain di internet. Ini adalah penemuan yang cukup mengejutkan, tapi dua data diatas hanyalah puncak dari sebuah gunung es yang rasanya harus kita beri perhatian.

Berdasarkan hasil poling yang dilakukan kepada 1000 orang berusia antara 18 hingga 73 tahun itu, kebanyakan mengakui bahwa login ke Facebook adalah sebuah kegiatan yang adiktif, sudah sama seperti kegiatan yang dilakukan dalam alam bawah sadar seseorang. Banyak dari mereka mengaku merasa takut ketinggalan berita jika mereka tidak secara teratur login ke situs tersebut, dan seperempatnya merasa ada perasaan tidak enak jika mereka tidak dapat login ke situs milik Mark Zuckenberg itu secara teratur. Dan dari sekian banyak peserta poling yang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, mereka yang berpendidikan rendah adalah yang paling beresiko untuk mengidap kecanduan Facebook ini.

Tapi diantara semua hal negatif diatas, Facebook, sebagai media sosial yang digunakan untuk menjalin relasi teman dan keluarga, memiliki kelebihan dalam hal penyaluran berita. Kebanyakan konten yang beredar di situs tersebut adalah konten yang berisi sesuatu yang bernilai positif dan berita-berita baik. Hanya ditemukan 38 persen user yang menulis sesuatu yang bernada negatif dan berita-berita buruk.

POTRET BURAM PENDIDIKAN DI INDONESIA


Siapapun akan mengagunggukan kepala bahwa pendidikan merupakan salah satu landasan penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena itu, pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun bangsa dan negara. Pemerintah Indonesia telah berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiaki dan meningnkatkan mutu pendidikan di Indonesia guna meningkatkan kualitas SDM, yang akhirnya akan sangat bermanfaat untuk membangun negeri ini. Tidak tanggung-tanggung dana yang digelontorkan untuk meningkatkan pendidikan ini adalah 20% dari APBN atau APBD. Dana ini pun diawasi dengan ketat agar terhindar dari berbagai praktek manipulasi dan korupsi.


Kita mencoba melihat beberapa lembar potret buram pendidikan di Indonesia satu decade yang lalu. Dimana keterpurukan dunia pendidikan telah mengakibatkan berbagai kemunduran pembangunan, diantaranya adalah kemunduran moralitas, kemunduran kualitas hidup, kemunduran kualitas SDM sehingga bangsa yang besar ini selalu kalah dalam persaingan di level regional dan internasional.

Semua pihak sibuk saling menyalahkan, dan akhirnya salah satu yang paling mendasari kemunduran pada berbagai sector kehidupan ini adalah lemahnya dunia pendidian. Lalu akar permasalahanpun dicari, bebrbagai penelitian, seminar, symposium dan  kajian mengenai dunia pendidikan di Indonesia diselenggarakan di level nasional dan daerah. Dari berbagai kajian dan penelitian itu bias ditarik kesimpulan bahwa kesenjangan pendapatan tenaga pendidik dan kependidikan yang bekerja di bawah departemen pendidilkan dan depertemen agama. Disamping itu pula, para ahli menemukan bebrbagai fakta yang cukup mencengangkan bahwa tenaga pendidik di Indonesia sebagian adalah kurang berkualitas. Sehingga peningkatan pendapatan dan mutu tenaga pendidik adalah sebuah hal yang mutlak untuk dilakukan.

Pemerintah bekerja sama dengan para anggota dewan dan pakar pendidikan merumuskan bersama kedua permasalahan mendasar tersebut. Semua sepakat bahwa setiap sekolah (baik negeri ataupun swasta) harus diawasi dengan ketat. Usaha Pemerintah untuk meningkatkan  mutu pendidikan dinataranya adalah mengadakan kerja sama dengan DPR untuk menentukan rumusan system pendidikan, dan hasilnya adalah ditetapkannya UU No 20 Tahun 2003, SistemPendidikan Nasional, pasal 50 ayat 3, yaitu; pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi sekolah internasional. Pemerintahpun telah melahirkan sebuah PP no 19 tahun 2000 tentang Standar Nasional Pendidikan, dimana pemerintah berusaha meningnkatkan mutu pendidikan yang salah satunya adalah dengan mendorong Sekolah Bersatndar Nasional (SSN) menjadi Sekolah Mandiri (SM) dan Sekolah Mandiri (SM) pun didorong untuk menjadi Sekolah Bersatndar Internasional.

Dukungan pemerintah dan para anggota dewan yang terhormat bukan hanya sebatas itu melainkan juga dengan menggelontorkan sejumlah besar dana guna perbaikan sarana dan prasarana pendidikan sehingga tenaga pendidik dan siswa mampu meningkatkan kemampuannya.  Peninjauan dan pengawasan secara rutin dan terjadwal pun dilakukan oleh pemerintah. Menurut penulis, ini adalah beberapa langah luar biasa pemerintah dalam meningkatkan kualiats pendidikan dan SDM di Indonesia. Tentunya, upaya ini harus mendapatkan dukungan dan pengawasan dari berbagai elemen masyarakat sehingga peleaksanaannya tidak menemui rintangan dan penyelewengan. Upaya pengawasan dan pengawalan kebijaan pemerintah terhadap mutu pendidikan ini lazim disebut akreditasi sekolah. Atau akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian kelayakan sauatu sekolah berdasarkan criteria  yang telah ditetapkan dan dilakukan oleh Badan Akreditasi Sekolah (BAS) yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan peningkat kelayakan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperoleh gambaran kinerja sekolah yang dapat digunakan sebagai alat pembinaan, pengembangan, dan peningkatan mutu pendidikan. Juga untuk menentukan tingkat kelayakan suatu sekolah dalam penyelenggaran pendidikan. Sekolah yang diakreditasi meliputi TK, SD, SDLB, SLTP, SMU, dan SMK, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, maupun masyarakat.

Itu semua adalah baik. Namun  siapa yang bias menjamin bahwa setiap sekolah mampu mengembangkan kurikulum (dasar) yang telah ditetapkan oleh pemerintah di setiap sekolah. Siapa yang bias menjamin jika peningkatan kurikulum di setiap sekolah bias berjalan dengan lancer. Siapa pula yang bisa menjamin jika tim aksesor dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Jika saja, penialain tersebut dicurangi (dari dalam ataupun dari luar) maka yang terjadi adalah sebuah perlombaan beberapa sekolah untuk mendapatkan gelar SSN, SM, dan SBI. Seperti lazimnya kecurangn dalam masyarakat kita yang sudah mendarah daging, maka perlombaan itu pun patut dicurigai, siapa sangka jika memang kecurigaan tersebut adalah benar. Berbagai pertanyaan nakal pun mengelitik, dianataranya adalah 1. Apakah benar guru sudah mampu mengembangkan kurikulum pemerintah dan menterjemahkannya dalam aktifitas mengajar, 2. Apakah benar guru yang mengajar pada sebuah sekolah bertaraf atau bersatndar internasional mempunyai kompetensi internasional, dan lebih masih banyak pertanyaan lainnya yang nakal dari ini.

Tentunya semua berharp agar kedua pertanyaan tersebut dijawab benar karena jia tidak maka arah peningkatan kelayakan dunia pendidikan di Indonesia hanya menjadi ajang perlombaan semata-mata, yang bertujuan untuk mendapatkan siswa sebanyak-banyaknya, itulah salah satu potret buram dunia pendidikan di negeri ini.

Lalu apa potret buram lainnya????
Jawabnya adalah mudah, yaitu penyelenggaraan UN atau Ujian Nasional. Kementrian Pendidikan Nasional tidak mentargetkan angka kelulusan pada Ujian Nasional tahun ini. Menteri Pendidikan Nasional Muhamad Nuh menjelaskan saat ini Pemerintah Pusat hanya fokus pada proses persiapan dan pelaksanaan Ujian Nasional. Pemerintah ingin memastikan UN tahun ini berjalan aman dan lancar serta tidak ada pelanggaran. Namun Mendiknas mempersilahkan Dinas Pendidikan untuk memasang target angka kelulusan.

"Kalau dari pemerintah pusat targetnya bukan kelulusan. Tetapi targetnya bagaimana kita bisa melaksanakan UN itu dengan baik, baik kriterianya distribusi tepat waktu kalau ada persoalan bisa diselesaikan sebelum pelaksanaan, terus tingkat kejujuran tinggi itu semua targetnya. Pemerintah daerah propinsi maupun kabupaten monggo punya target 100 persen apa ga boleh."

Menteri Pendidikan Nasional Muhamad Nuh berharap, suatu saat pelaksanaan ujian nasional tak perlu mendapat pengawasan jika peserta ujian jujur.

Adalah sebuah hal yang lumrah jika pemerintah berkata demikian dan juga wajar ketika pemerintah memberlakkukan system pengawasan yang ketat.  Keinginan dan cita-cita pemerintah memang cukup mulia dan baik. Namun terkadang pada ranah penerapan kebijakan sering kali terbentur dengan berbagai tindak pelanggaran yang sengaja dan tersistem dilaksanakan. Malah di beberapa daerah (menurut TV), ada beberapa sekolah yang sengaja melakkukan latihan nyontek bersama.  Hal tersebut dilakukan demi tercapainya angka lulus 100%..

Menurut http://edukasi.kompas.com/read/2010/03/22/18492833/Kebocoran.UN.mengatakan bahwa kebocoran kunci jawaban di Kota Medan terjadi secara merata, diduga para siswa mendapatkan bocoran kunci jawaban tersebut dari seorang oknum yang bekerja di Diknas kota tersebut dan menyebar secara merata ke beberapa sekolah.

Koordinator Komunitas Air Mata Guru (KAMG) Abdi Saragih menjelaskan, pada Minggu (21/3/2010) pihaknya memperoleh salinan soal UN untuk mata pelajaran Biologi, Bahasa Indonesia, dan Sosiologi dari seorang joki. Joki tersebut mendapatkannya dari seorang oknum di Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang.

"Soal-soal UN itu sama persis dengan soal UN yang diujikan keesokan harinya. Info kebocoran soal itu sudah kami terima sejak dua pekan lalu, tetapi baru semalam kami bisa memperoleh buktinya," ujar Abdi.
Aktivis KAMG memperoleh salinan soal itu dengan menyamar sebagai salah satu siswa peserta UN. Banyak juga siswa yang berburu soal UN. Mereka memperoleh informasi bahwa sepaket soal UN yang terdiri dari enam eksemplar itu dijual joki seharga Rp 600.000.

Dewasa ini, orangpun akan berfikir 2 kali untuk melakukan tindak kejujuran, apalagi setelah publik mengetahui atas penderitaan yang dialami oleh Ny.Siami yang membongkar praktek ketidak jujuran yang berlangsung di SDN Gadel 2, dimana anaknya yang cerdas diminta oleh guru pengasuhnya untuk memberikan jawaban kepada teman-teman yang lainnya. 

Balasan atas tindakan penolakan melakukan kecurangan dan melaporkannya kepada media dan pihak terkait telah mengakibatkan pengusiran yang ditambah dengan rasa benci oleh warga sekitar.  Dan amsih banyak lagi praktek-praktek manipulasi dan kecurangan yang terjadi menjelang dan setelah pelaksanaan UN yang tidakdilaporkan kepada media ataupun pihak terkait. Hal tersebut terjadi bisa karena si pelaku juga menjadi bagian dari praktek kecurangan atau mendapatkan keuntungan dari praktek kecurangan tersebut atau memeng mereka sudah tidak lagi peduli dengan moralitas bangsa. Atau pihak atau oranng yang melakukan kecurangan pun berfikir bahwa koruptor saja masih banyak yang berkeliaran bebas.....

Kembali ke beberapa ke permaslahan bobroknya pendidikan di Indonesia, yaitu terkait  dengan pembobolan dana BOS oleh beberapa pihak sekolah di Indonesia. Kasus terbaru terjadi di SMP N 5 Jakarata. Pombobolan tersebut dicurigai oleh ICW telah terjadi di lembaga pendidikaN tersebut setelah pihak sekolah menolak untuk memberikan akses informasi kepada publik mengenai penggunaan dana BOS.
Sebelumnya, mereka melaporkan lima kepala SMP dan dinas pendidikan negeri DKI Jakarta dengan dugaan menghambat akses informasi publik tersebut. "Kami tak mendapatkan salinan informasi itu, maka kami laporkan lima kepala SMP dan Kepala Dinas Pendidikan Negeri Jakarta kepada PMJ dengan dugaan pidana menghambat akses informasi publik. Kelima SMP itu adalah SMP 190 Jakarta, SMP 95 Jakarta , SMP 84 Jakarta, SMP 67 Jakarta dan SMP 28 Jakarta," tutur Febri.

Untuk kasus ini, Febri mengatakan Satuan 5 Reskrimsus sudah memeriksa 22 orang saksi termasuk Kepala dinas pendidikan, lima kepala SMP dan beberapa saksi ahli. "Bedasarkan 22 saksi itu mereka menyatakan bahwa akan terus menggali informasi apakah laporan kami itu ditemukan ada perbuatan melawan hukum," lanjutnya.

Sungguh memprihatinkan!!